
Hitung mundur dimulai. Setelah melalui proses panjang konsolidasi organisasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 akhirnya akan memasuki babak baru.
Kepengurusan baru di bawah komando Marsal Abadi sebagai Ketua dan Doni Supardi sebagai Sekretaris akan dilantik secara resmi pada Minggu (4/10/2026) malam pukul 20.00 WIB di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu.
Bukan pelantikan biasa. Prosesi ini akan dilantik langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat. Bahkan, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E. dipastikan hadir langsung di tengah kesibukannya. Sebuah sinyal kuat bahwa pemerintah provinsi menaruh perhatian serius terhadap peran pers di daerah.
Persiapan 100 Persen, Tinggal Lantik
Kepastian matang itu disampaikan langsung oleh Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi, usai memimpin rapat final bersama pengurus dan panitia pelantikan di Sekretariat PWI Bengkulu, Jumat (2/10/2026) sore.
Wajah-wajah lelah tapi optimis terlihat dari para panitia. Hampir dua minggu mereka berjibaku menyiapkan venue, rundown, undangan Forkopimda, hingga daftar tamu VVIP.
Marsal dengan nada lega memastikan semuanya telah tuntas.
“Untuk persiapan pelantikan, dari laporan ketua panitia dan sekretaris PWI tadi, sudah rampung 100 persen. Tinggal pelantikan,” ungkap Marsal dengan senyum.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian pengurus. Ini adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen PWI Bengkulu sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar untuk kembali ke khittah: profesional, bermartabat, dan berintegritas.
“Kami berharap seluruh rangkaian berjalan lancar dan ini menjadi momentum bagi kami untuk menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan,” tambahnya.
PWI Pusat Datang Full Team
Jika biasanya pelantikan PWI daerah hanya dihadiri satu perwakilan pusat, kali ini berbeda. PWI Pusat datang dengan formasi lengkap.
Hal ini diungkapkan Sekretaris PWI Bengkulu, Doni Supardi. Ia menyebut, selain Ketua Umum, rombongan PWI Pusat juga diperkuat oleh tokoh pers nasional yang sangat dihormati, Atal S. Depari selaku Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, serta dua pengurus PWI Pusat lainnya.
“Dari PWI Pusat ada Ketum, kemudian Ketua DK Pusat Bang Atal serta dua pengurus pusat lainnya. Dan susunan struktur pengurus PWI Provinsi Bengkulu kita sudah siap,” ujar Doni.
Kehadiran Atal S. Depari menjadi magnet tersendiri. Wartawan senior yang pernah menjadi Ketua Umum PWI Pusat itu dikenal sangat dekat dengan wartawan daerah dan konsisten mengawal isu etika pers.
Kehadiran Gubernur Helmi Hasan juga menjadi nilai plus. Di era kepemimpinannya yang mengusung jargon Bantu Rakyat, Helmi dikenal sangat terbuka dengan insan pers. Ia kerap menyebut pers sebagai mitra strategis pemerintah untuk menyampaikan program-program pro rakyat sampai ke pelosok desa.
Era Baru PWI Bengkulu
Dengan rampungnya semua persiapan, Minggu malam nanti akan menjadi penanda dimulainya era baru. Pengurus PWI Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 akan mengemban tugas berat: memperkuat kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), menjaga marwah organisasi di tengah disrupsi digital, serta menjadi garda terdepan melawan hoaks.
Di Balai Raya Semarak nanti, sumpah dan janji pengurus akan diucapkan. Bukan hanya janji kepada organisasi, tapi janji kepada masyarakat Bengkulu untuk menyajikan informasi yang berimbang, mendidik, dan mempersatukan.
Pelantikan telah siap. Panggung telah berdiri. Kini, tinggal menunggu detik-detik sejarah itu tiba pada Minggu malam.

