
Perusahaan Raksasa Turun Tangan! Air Bersih Mengalir Untuk Warga Bentiring!

BENGKULU, ForBengkulu.com – Pada Bengkulu, 3 November 2026, terjadi momen penting di Posko Satgas Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD TA. 2026 Bengkulu.
Di ruangan yang dihias kamuflase hijau army itu, terpampang spanduk besar:
SELAMAT DATANG DIREKTUR PT. CHANDRA ASRI BESERTA ROMBONGAN DI POSKO SATGAS KARYA BAKTI SKALA BESAR TNI AD TA. 2026 BENGKULU
Edi Rivai Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group — didampingi jajaran TNI, termasuk Kasi Intel Ter dan perwira Satgas KBSB.
SERAH TERIMA SIMBOLIS BANTUAN FASILITAS SUMUR BOR — Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA. 2026 di Wilayah Bengkulu — BENGKULU, 3 NOVEMBER 2026”, Edi Rivai menyerahkan plakat cendera mata kepada Brigjen TNI Bram Pramudia, S.E., M.I.Pol., Komandan Satuan Tugas KBSB Bengkulu.
Itulah simbol dimulainya kolaborasi besar: perusahaan swasta + TNI AD + masyarakat, untuk satu tujuan — air bersih mengalir untuk warga Bengkulu.
Apa Yang Diserahkan Chandra Asri? Bukan Cuma Sumur, Tapi Satu Paket Lengkap!
Berdasarkan rilis resmi Chandra Asri Group, yang diserahkan bukan sekadar lubang bor.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan solusi kimia, energi, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di Asia Tenggara, berkolaborasi dengan TNI AD dalam mendukung penyediaan fasilitas air bersih melalui pembangunan sumur bor yang dilengkapi menara air dan tangki penampungan (toren) berkapasitas 5.000 liter di Bengkulu.
Inisiatif ini dilaksanakan melalui Program Karya Bhakti Skala Besar (KBSB) TNI AD Tahun 2026.
Jadi paketnya lengkap:
• Sumur bor — sumber air dari dalam tanah
• Menara air — agar air bisa mengalir dengan tekanan ke rumah-rumah
• Toren 5.000 liter — penampungan besar, cukup untuk puluhan KK dalam satu hari
Dengan paket itu, warga tidak lagi harus menimba sumur dangkal yang keruh, tidak lagi harus beli air galon setiap hari, dan tidak lagi harus antre di mata air yang jauh.
Apa Kata Edi Rivai dari Chandra Asri?
Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group, Edi Rivai, mengungkapkan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui dukungan pembangunan fasilitas sumur bor ini, kami berharap dapat membantu menjawab kebutuhan masyarakat Bengkulu sekaligus mendukung aktivitas produktif dan perekonomian masyarakat di lingkungan sekitar.” — Edi Rivai, Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group
Kalimatnya sederhana, tapi maknanya dalam. Air bersih itu bukan cuma untuk minum. Air bersih itu untuk:
• Masak
• Mandi anak-anak sebelum sekolah
• Cuci pakaian
• Siram tanaman / kebun
• Usaha kecil — warung, laundry, ternak ayam, dan lain-lain
Kalau airnya bersih dan lancar, ekonominya ikut lancar.
Apa Kata Brigjen Bram Pramudia, Dansatgas KBSB Bengkulu?
Brigjen TNI Bram Pramudia, S.E., M.I.Pol., selaku Komandan Satuan Tugas KBSB Bengkulu, menjelaskan:
“Program Karya Bhakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan akses air bersih. Provinsi Bengkulu ditetapkan sebagai wilayah percontohan (pilot project) pelaksanaan program ini, dengan sasaran pembangunan dan rehabilitasi 614 titik infrastruktur fisik.” — Brigjen TNI Bram Pramudia, Dansatgas KBSB Bengkulu
Bengkulu ditetapkan sebagai pilot project pelaksanaan program KBSB 2026. Totalnya 614 titik pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur fisik.
Rinciannya, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut: 224 titik sumur bor, 225 unit RTLH, 86 sekolah, 61 MCK, 36 tempat ibadah, 13 ruas jalan, 1 panti asuhan, 62 jembatan, 16 titik pipanisasi, dan 3 PLTMH.
Artinya, sumur bor yang dibantu Chandra Asri ini adalah bagian dari 224 sumur bor yang dibangun TNI AD di seluruh Bengkulu.
Setelah Serah Terima, Langsung Kunjungan ke Sumur Bor di Kel. Bentiring!
Acara tidak berhenti di ruang rapat. Setelah serah terima simbolis, rombongan langsung bergerak ke lapangan — Kunjungan ke Sumur Bor KBSB TNI AD TA. 2026 di Kel. Bentiring, Kota Bengkulu.
Di Bentiring, rombongan melihat langsung sumur bor yang sudah dibangun: menara air hijau yang menjulang, toren 5.000 liter yang sudah terisi, dan kran-kran air yang sudah bisa dipakai warga.
Di sanalah bukti nyata itu terlihat. Bukan lagi gambar di layar, bukan lagi janji di atas kertas — tapi air yang benar-benar mengalir.
Warga Bentiring yang selama ini kesulitan air bersih, kini bisa menampung air dari toren besar itu, bisa mandi dengan air jernih, bisa masak tanpa takut airnya keruh.
Kenapa Bentiring Dipilih?
Kel. Bentiring, Kota Bengkulu, adalah salah satu wilayah yang masuk sasaran KBSB TNI AD TA. 2026 untuk pembangunan sumur bor. Wilayah ini selama ini masuk daftar yang membutuhkan akses air bersih yang lebih memadai.
Dengan adanya sumur bor + menara air + toren 5.000 liter dari kolaborasi Chandra Asri dan TNI AD ini, Bentiring kini menjadi contoh bagaimana kolaborasi swasta dan TNI bisa menjawab kebutuhan dasar warga dengan cepat dan tepat.

