
Bukan Sekadar Jembatan! Ini Jalan Hidup 163 Keluarga di Seluma yang Kini Dibangun Ulang TNI AD

JEMBATAN INI JALAN HIDUP 163 KK! Kalau Putus, 163 Keluarga Terisolir! TNI AD Turun Tangan!
SELUMA, BENGKULU, ForBengkulu.com – Bayangkan met, setiap pagi anak-anak harus lewat jembatan yang sudah rusak untuk pergi ke sekolah. Ibu-ibu harus lewat jembatan yang sama untuk ke pasar. Petani harus lewat jembatan yang sama untuk bawa hasil panen.
Kalau jembatan itu putus? 163 kepala keluarga (KK) terisolir.
Itulah yang terjadi di Desa Tanjung Seluai, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Tapi sekarang, harapan itu datang. TNI Angkatan Darat hadir!
Wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Bengkulu.
Kali ini, Satgas KBSB TNI AD melaksanakan renovasi jembatan yang menghubungkan Desa Tanjung Seluai dengan Desa Talang Parapat, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Jembatan Ini Bukan Jembatan Biasa
Jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Tanjung Seluai.
Selama ini, keberadaan jembatan menjadi jalur penghubung vital bagi sedikitnya 163 kepala keluarga (KK) dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari mobilitas warga hingga mendukung kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat.
163 KK itu artinya bukan 163 orang met. Kalau 1 KK rata-rata 4 orang, artinya sekitar 600-700 jiwa bergantung pada jembatan ini setiap hari!
• Anak sekolah lewat sini
• Guru lewat sini
• Pedagang lewat sini
• Petani bawa gabah, sawit, karet lewat sini
• Orang sakit yang mau ke Puskesmas lewat sini
• Orang yang mau kondangan, yasinan, gotong royong, semua lewat sini
Kondisi jembatan yang membutuhkan perbaikan menjadikan renovasi ini sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.
Melalui program KBSB TNI AD TA 2026, renovasi jembatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses penghubung, memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memperlancar konektivitas antarwilayah desa.
Kamis, 5 November 2026 — Dansatgas Turun Langsung!
Ini bukan program yang ditinggal begitu saja met.
Pada Kamis (5/11/2026), pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat peninjauan langsung dari Dansatgas KBSB TNI AD TA 2026 di Bengkulu, Brigjen TNI Bram Pramudya, S.E., M.I.Pol., bersama Komandan Kodim 0425/Seluma.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kehadiran Dansatgas bersama jajaran Kodim 0425/Seluma juga menjadi bentuk perhatian dan komitmen TNI AD dalam memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
Artinya, jenderal bintang satu itu turun langsung ke Seluma, lihat langsung jembatannya, lihat langsung warganya, pastikan tidak ada yang main-main dengan program ini.
Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Jalan Hidup
Renovasi jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Akses penghubung yang lebih baik diharapkan mampu membuka kelancaran mobilitas warga, memperkuat hubungan antardesa, serta memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.
Kalau jembatan bagus:
• Anak sekolah tidak takut lagi jatuh ke sungai
• Petani bisa bawa hasil panen lebih banyak, lebih cepat, harga jual lebih bagus
• Pedagang bisa bolak-balik Tanjung Seluai – Talang Parapat tanpa was-was
• Orang sakit bisa cepat dibawa ke Puskesmas
• Silaturahmi antar dua desa makin erat
Itulah kenapa jembatan ini disebut jembatan harapan.
Satu Dari 62 Jembatan di Seluruh Bengkulu!
ingat rilis induk KBSB kemarin?
Total KBSB TNI AD TA 2026 di Bengkulu itu 596 titik, dan salah satunya adalah Pembangunan Jembatan: 62 titik sasaran, 57 dalam proses pengerjaan dan 5 selesai 100 persen.
Jembatan Tanjung Seluai – Talang Parapat ini adalah salah satu dari 62 jembatan itu!
Jadi, dari 62 jembatan yang dibangun TNI di seluruh Bengkulu, salah satunya ada di Seluma, untuk 163 KK.
Dan dari 596 titik itu, sebelumnya kita sudah beritakan:
• RTLH Buk Dahlia & Pak Iskandar di Anggut Atas dan Pak Bahtiar di Pagar Jati
• Sumur Bor di Bentiring, Kota Bengkulu bersama PT Chandra Asri
• Dan sekarang, Jembatan Tanjung Seluai – Talang Parapat, Seluma
Semua nyambung. Semua satu program besar: KBSB TNI AD TA 2026.
Penutup: TNI Hadir, Bekerja, Memberi Solusi
Melalui program Karya Bakti Skala Besar, TNI AD terus menunjukkan perannya sebagai bagian dari rakyat yang hadir, bekerja, dan memberikan solusi atas berbagai kesulitan masyarakat.
Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui semangat gotong royong dan pengabdian, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun negeri, serta mewujudkan kesejahteraan hingga ke pelosok wilayah Indonesia.
Untuk 163 KK di Tanjung Seluai, jembatan ini bukan sekadar kayu dan besi. Ini adalah jalan pulang, jalan sekolah, jalan rezeki, jalan harapan.
Dan hari ini, harapan itu sedang dibangun ulang oleh TNI AD, bersama rakyat.
Data Rilis:
• Program: Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD TA 2026, Provinsi Bengkulu
• Sasaran: Renovasi Jembatan Penghubung Desa Tanjung Seluai – Desa Talang Parapat, Kabupaten Seluma
• Penerima Manfaat: 163 KK Desa Tanjung Seluai
• Peninjauan: Kamis, 5 November 2026
• Pejabat: Dansatgas KBSB TNI AD TA 2026 di Bengkulu, Brigjen TNI Bram Pramudya, S.E., M.I.Pol., bersama Komandan Kodim 0425/Seluma
• Total Jembatan KBSB Bengkulu: 62 titik (57 dikerjakan, 5 selesai 100%)

