
BENGKULU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Capacity Building bagi wartawan ekonomi se-Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, Senin 7 – 9 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dalam pemberitaan ekonomi sekaligus mendorong promosi komoditas unggulan daerah ke pasar globalDalam kegiatan tersebut, BI Bengkulu menghadirkan narasumber dari internal BI dan praktisi media.
Materi yang disampaikan mencakup perkembangan ekonomi makro, pengendalian inflasi, digitalisasi UMKM, kebijakan moneter, hingga teknik penulisan berita ekonomi yang akurat dan edukatif.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.


“Peran wartawan sangat penting dalam menyampaikan informasi kebijakan ekonomi kepada publik. Dengan kapasitas yang kuat, diharapkan pemberitaan ekonomi bisa lebih mendalam, tidak menimbulkan mispersepsi, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi BI Bengkulu untuk mendorong ekspor kopi Robusta Bengkulu ke pasar Italia. Kopi Bengkulu dinilai memiliki potensi besar di pasar Eropa karena karakteristik rasa yang khas dan permintaan yang terus meningkat.

“Kami melihat peluang ekspor kopi ke Italia cukup terbuka. Tantangannya adalah bagaimana pelaku usaha kita bisa memenuhi standar ekspor Uni Eropa, mulai dari mutu, sertifikasi, traceability, hingga packaging,” jelasnya.
BI Bengkulu berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM dan eksportir kopi melalui program boarding, fasilitasi sertifikasi, serta perluasan akses pasar. Sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan asosiasi eksportir juga terus diperkuat.

Salah satu peserta pelatihan, wartawan dari media lokal, mengapresiasi kegiatan ini. “Selama ini kami banyak menulis berita ekonomi tapi belum sedalam ini. Materi hari ini sangat membantu agar berita yang kami tulis bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan wartawan dari media cetak, elektronik, dan online di Bengkulu. Lokasi pertama pelatihan berada di kabupaten Kepahiang. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan, para jurnalis dapat menjadi duta informasi ekonomi sekaligus turut mempromosikan potensi daerah, khususnya kopi Bengkulu, ke kancah internasional.
Dengan penguatan kapasitas media dan dorongan ekspor, BI Bengkulu optimis pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat dan produk lokal semakin dikenal di pasar global.

