Blog  

Baru Sepekan di Jepang, Warga Rejang Lebong Ditemukan Meninggal di Apartemen Lantai 9 — Diduga Terjatuh

REJANG LEBONG, Forbengkulu.com – Kabar duka datang dari Jepang. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, berinisial RAP (26 Tahun) atau Rizki Ade Putra, dikabarkan meninggal dunia di apartemen perusahaan tempatnya tinggal, Minggu (11/10/2026) pagi waktu Jepang. Padahal ia baru sepekan berangkat ke Negeri Sakura.

Informasi kronologis kejadian ini dibenarkan oleh sumber keluarga dan disampaikan melalui Anggota DPRD Rejang Lebong, Mahdi Husen.

Kronologi Lengkap:

  1. Berangkat 5 Oktober Bersama 4 Rekan
    Korban berangkat ke Jepang bersama 4 orang rekannya pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Setibanya di Jepang, korban sempat menelepon pihak keluarga untuk mengabarkan bahwa mereka sudah tiba dengan selamat di apartemen perusahaan yang telah disediakan.
  2. Urus Dokumen dan Mulai Training Perhotelan
    Keesokan harinya, almarhum mengurus pembuatan Kartu Tanda Pengenal (KTP) Jepang dan dokumen lainnya yang dibutuhkan untuk bekerja. Pada hari Jumat, 09 Oktober 2026, korban mulai mengikuti kegiatan pelatihan (training) bed making atau perhotelan/penataan kamar.
  3. Ditemukan Minggu Pagi, Keluarga Dihubungi Teman Satu Apartemen
    Sumber menambahkan, penemuan korban terjadi pada hari Minggu pagi sekira pukul 08.00 Waktu Jepang. Pihak keluarga di Indonesia dihubungi oleh teman korban yang bekerja di tempat yang sama, berbeda kamar namun masih dalam satu apartemen.
  4. Dugaan Sementara Polisi Jepang
    Berdasarkan keterangan dari sumber yang mendapat informasi dari teman satu kamar korban, berdasarkan informasi kepolisian dan pihak perusahaan/pembimbing setempat, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh dari balkon kamar apartemen lantai 9.

Berdasarkan keterangan teman korban a.n IKSAN SUMARLIN yang berada dalam satu apartemen, Pihak Kepolisian Jepang menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini kejadian tersebut diduga bunuh diri.

CATATAN REDAKSI: Forbengkulu.com turut berduka dan tidak memberitakan detail metode secara eksplisit demi menjaga etika pemberitaan dan mencegah peniruan. Bagi pembaca yang mengalami tekanan atau masalah, jangan ragu menghubungi orang terdekat atau layanan konseling.

  1. Koordinasi dengan BP2MI dan Pemprov Bengkulu
    Tindak lanjut dan koordinasi pihak keluarga; Pihak keluarga dan Pihak Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Indonesia telah berkoordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dinas terkait, serta pihak berwenang di Provinsi Bengkulu untuk membahas penanganan masalah ini.
  2. Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan
    Keluarga berkeinginan agar jenazah almarhum dapat dipulangkan ke Indonesia. Saat ini, proses komunikasi, koordinasi biaya, serta prosedur pemulangan jenazah sedang diupayakan dan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait di Jepang.

Catatan Tambahan:
Korban a.n RIZKI ADE PUTRA mulai mengikuti kegiatan pelatihan dan pada saat kejadian hari Minggu tanggal 11 Oktober 2026 korban sedang libur bekerja dan kejadian berada di apartemen.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga masih menunggu kepastian resmi dari otoritas Jepang dan BP2MI terkait proses pemulangan jenazah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *