Bengkulu, Forbengkulu.com – Dinamika manajerial PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu memasuki babak baru dengan hadirnya representasi generasi muda di jajaran pengawas. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi melantik Andaru Pranata, S.E., sebagai Komisaris Nonindependen masa jabatan 2026–2030, sebuah langkah strategis yang diharapkan mampu mengakselerasi performa bank daerah di tengah ketatnya kompetisi industri perbankan nasional.
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Ahad (8/3/2026), menjadi simbol penguatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance). Pelantikan ini disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 02 Tahun 2026. Di jajaran dewan komisaris, Andaru akan bersinergi dengan Elva Hartati untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal demi menjaga stabilitas dan kesehatan finansial Bank Bengkulu.
Gubernur Helmi Hasan dalam arahannya menegaskan bahwa penunjukan Andaru bukan sekadar pengisian jabatan kosong, melainkan upaya menyuntikkan perspektif baru.
“Kehadiran tenaga muda yang kompeten diharapkan memberikan arah strategis yang lebih segar, sehingga Bank Bengkulu mampu memberikan kontribusi nyata yang lebih besar bagi pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu,” ungkap Helmi.
Selain fokus pada dewan komisaris, Gubernur juga menginformasikan bahwa proses pengisian posisi krusial lainnya, yakni Direktur Utama dan Direktur Kepatuhan, saat ini masih terus berjalan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa nakhoda operasional Bank Bengkulu benar-benar diisi oleh figur yang memiliki integritas tinggi dan kapabilitas mumpuni.
Rekam jejak Andaru Pranata sendiri tergolong sangat variatif. Putra daerah kelahiran Ketahun tahun 1993 ini merupakan lulusan Manajemen Universitas Sebelas Maret yang memiliki pengalaman lintas sektor, mulai dari manajer HRD di sektor swasta hingga kiprah di dunia politik sebagai mantan pimpinan Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu periode 2019–2024. Selama di legislatif, ia dikenal vokal dalam mendorong program ekonomi kerakyatan, seperti pemberdayaan UMKM dan dukungan sarana bagi nelayan serta petani.
Sisi profesionalisme perbankan juga telah dipenuhi oleh Andaru. Plt. Komisaris Utama Independen Bank Bengkulu, Riduan, menjelaskan bahwa Andaru telah mengantongi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 dari LSP BSMR serta menuntaskan program pengembangan eksekutif di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).
”Dengan kombinasi pengalaman organisasi yang luas, termasuk kepemimpinan di HIPMI, serta kompetensi teknis manajemen risiko yang sudah tersertifikasi, kami optimis Andaru akan menjadi aset berharga dalam jajaran dewan komisaris,” pungkas Riduan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih dan jajaran pemegang saham, yang menaruh ekspektasi tinggi agar Bank Bengkulu semakin tangguh dan kompetitif di masa depan.
Energi Baru Bank Bengkulu: Andaru Pranata Resmi Emban Amanah Komisaris Nonindependen





