Blog  

Ketua DPD RI Kunker di Bengkulu: Temui Nelayan, Sultan Bagi Buku untuk Anak Pesisir

BENGKULU, forbengkulu.com – Kunjungan kerja Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin di Bengkulu tidak hanya diisi agenda formal di kantor pemerintahan. Sultan memilih blusukan langsung menemui nelayan dan masyarakat pesisir.

Di tepi pantai yang dipenuhi perahu nelayan, Sultan tampak akrab berbincang dengan warga. Tidak datang dengan tangan kosong, ia membagikan buku untuk anak-anak pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi nelayan.

Momen haru terlihat dalam foto yang beredar, Sultan membungkuk menyerahkan buku langsung kepada anak-anak, disaksikan para nelayan, ibu-ibu pesisir, dan warga sekitar. Masyarakat tampak antusias menyambut putra asli Bengkulu yang kini memimpin lembaga tinggi negara tersebut.

“Anak nelayan harus punya mimpi besar. Buku ini jembatan mereka untuk melihat dunia. Laut memberi makan hari ini, tapi ilmu yang akan membawa mereka memimpin masa depan,” ujar Sultan dalam pertemuan tersebut.

Sultan menegaskan, persoalan nelayan pesisir bukan hanya soal hasil tangkapan, tapi juga soal akses pendidikan, infrastruktur pesisir, dan perlindungan ekonomi keluarga nelayan.

“DPD RI hadir untuk memastikan suara dari pesisir terdengar sampai ke pusat. Saya lahir dari daerah ini, saya paham bagaimana perjuangan bapak-bapak melaut dari subuh, dan ibu-ibu menjaga anak sambil menunggu di pantai. Negara tidak boleh absen,” tegas Ketua DPD RI ke-6 tersebut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Kunker 3 hari Ketua DPD RI di Bengkulu. Selain bertemu nelayan, Sultan juga dijadwalkan bertemu Pemerintah Kota Bengkulu dan membahas percepatan pembangunan infrastruktur, Pelabuhan Pulau Baai, hingga pengembangan UMKM pesisir.

Tokoh masyarakat pesisir menyambut baik kehadiran Sultan. Mereka berharap aspirasi tentang bantuan alat tangkap, jaminan keselamatan melaut, hingga beasiswa untuk anak nelayan bisa diperjuangkan di tingkat nasional.

“Banggalah kami, ada putra Bengkulu jadi Ketua DPD RI dan masih mau duduk bersama kami di pasir pantai seperti ini,” ujar salah seorang nelayan.

Dengan aksi bagi buku ini, Sultan ingin mengirim pesan bahwa pembangunan Bengkulu harus dimulai dari pesisir, dari anak-anak yang hari ini masih bermain di tepi ombak, tapi besok harus menjadi pemimpin Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *