
BENGKULU, NTV.co.id – Kenakalan remaja dan lemahnya pendidikan karakter jadi keluhan utama warga saat Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi PKS, Hj. Sri Astuti, S.Pd.SD, menggelar reses Masa Sidang II 2026 di Dapil Kota Bengkulu I, Sabtu (18/7/2026).
Dalam dialog, warga mengeluhkan perilaku sebagian pemuda di ruang publik. Hal ini diperkuat hasil sidak Sri Astuti di Pantai Panjang dan Bencoolen Indah yang mayoritas diisi kalangan remaja.

“Ini tidak bisa diselesaikan satu pihak. Harus ada kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan tokoh masyarakat,” tegas Sri.
Politisi PKS itu juga telah berkoordinasi dengan Sekda dan berharap Pemprov di bawah Gubernur Helmi Hasan membuat kebijakan konkret soal pendidikan karakter.

Selain itu, warga juga meminta tambahan fasilitas bermain anak. Sri mencontohkan ada warga yang kacanya pecah karena anak main bola di permukiman sempit.
Sri menyebut PKS punya program pembinaan pemuda yang siap dijalankan bersama kader untuk mencetak generasi berakhlak mulia.



