Blog  

Mengenang Anita Rosjonsyah: Jejak Kebaikan Perempuan Tangguh Bengkulu

BENGKULU, NTV.co.id – Kabar kepergian Almarhumah Anita Rosjonsyah menyisakan duka mendalam. Bagi banyak orang di Kota Bengkulu, kepergiannya bukan hanya kehilangan seorang individu, tetapi juga kehilangan sosok perempuan tangguh yang dikenal peduli, ramah, dan dekat dengan masyarakat.

Semasa hidupnya, Anita Rosjonsyah dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah segan mengulurkan tangan. Dalam setiap kegiatan sosial dan keagamaan, namanya kerap disebut. Ia hadir bukan untuk tampil, tetapi untuk membantu.

sosok yang aspiratif, pekerja keras, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

“Bu Anita itu orangnya nggak neko-neko. Kalau ada aspirasi warga, pasti langsung diperjuangkan. Beliau tulus mengabdi,” ujar salah satu anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Baidari Citra Dewi, Minggu (26/7/2026).

Menurut rekan sejawatnya, almarhumah dikenal aktif dalam setiap pembahasan dan rapat komisi. Gaya bicaranya tegas namun tetap santun.

“Di forum resmi beliau kritis. Tapi di luar forum, beliau orangnya humble dan merakyat. Sering turun langsung ke dapil ketemu warga,” tambahnya.

Kepergian Anita dinilai menjadi kehilangan besar bagi lembaga DPRD. Semangatnya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat akan menjadi teladan.

“Kami kehilangan sosok sahabat, rekan kerja, dan pejuang rakyat,” pungkasnya.

Perempuan yang Dekat dengan Majelis Taklim
Selain aktif bersosial, almarhumah juga dikenal religius. Anita rutin mengikuti kegiatan majelis taklim dan tabligh. Baginya, berkumpul, mengaji, dan berbagi menjadi cara untuk menjaga silaturahmi sekaligus menebar manfaat.

Sikapnya yang lembut namun tegas, membuat ia disegani sekaligus disayangi. Banyak anak-anak muda yang meneladaninya karena keteguhan dan semangatnya dalam bekerja serta membantu sesama.

Kehangatan yang Dirindukan
Bagi keluarga, Anita adalah tiang. Sosok ibu, sahabat, dan tempat bernaung. Bagi sahabat, ia adalah pendengar yang baik. Bagi masyarakat, ia adalah wajah kepedulian.

Kepergiannya meninggalkan ruang kosong. Namun nilai-nilai yang ia tanamkan: keikhlasan, kedermawanan, dan kepedulian, diyakini akan terus hidup melalui orang-orang yang pernah mengenalnya.

Malam ini, Minggu (26/7/2026), keluarga menggelar tabligh musibah malam ketiga di kediaman Jalan Salak Raya RT 02/RW 01, Kelurahan Timur Indah, Kecamatan Singaran Pati. Tangis haru bercampur doa mengiringi acara tersebut.

Selamat Jalan
Selamat jalan, Ibu Anita Rosjonsyah. Terima kasih untuk semua kebaikan, senyum, dan pelajaran hidup yang telah diberikan.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan almarhumah di tempat terbaik, Jannatun Na’im. Aamiin.

Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *