Blog  

Konpers Kadinkes di Tengah Isu Video “Segar Sayang”, Publik: Ini Klarifikasi atau Bukan?

BENGKULU, Forbengkulu.com – Di tengah riuhnya video viral yang diduga melibatkan oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, publik dibuat bertanya-tanya oleh agenda konferensi pers Kepala Dinas Kesehatan pada Rabu [5/8/2026].

Konpers yang digelar tanpa menyebut secara eksplisit kaitan dengan video tersebut justru memunculkan spekulasi baru. Apakah itu bentuk klarifikasi terkait video yang oleh warganet diberi nama “Segar Sayang”? Hingga kini belum ada jawaban resmi.

Inspektorat: Masih Tahap Awal, Tunggu SK Gubernur
Pelaksana Tugas Inspektur Provinsi Bengkulu RA Deni mengakui, penanganan kasus ini belum masuk tahap pemeriksaan resmi.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan. Bahkan sudah ada beberapa pihak yang kami panggil. Namun itu belum tentu berarti yang bersangkutan adalah orang yang dimaksud dalam video tersebut,” ujar Deni, Kamis [6/8].

Menurutnya, kendala utama adalah administrasi. Tim pemeriksa sudah diusulkan Badan Kepegawaian Daerah [BKD] kepada Sekretaris Daerah, lalu diteruskan ke Gubernur.

“Dari sisi Inspektorat, saat ini kami masih dalam proses. Setelah mendapat persetujuan dan ditetapkan secara resmi, barulah kami dapat melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Ia menegaskan, meski sudah ada komunikasi dan diskusi langsung dengan pihak yang menjadi sorotan, secara hukum Inspektorat belum bisa bergerak tanpa surat tugas.

“Sebenarnya kami sudah berdiskusi secara langsung dengan yang bersangkutan. Namun secara administrasi kami tetap harus melakukan pemeriksaan berdasarkan surat tugas dan melaporkannya secara tertulis. Saat ini kami masih menunggu penandatanganan dari Pak Gubernur,” kata Deni.

Publik Desak Kejelasan
Situasi ini membuat publik menilai Pemprov Bengkulu terkesan lamban. Video yang viral sejak beberapa hari lalu sudah menjadi konsumsi luas di media sosial dan grup WhatsApp, namun langkah hukum formal masih tertahan.

Apalagi, konpers Kadinkes yang digelar di momen yang sama justru menambah tanda tanya. Tidak ada bantahan tegas maupun klarifikasi lugas terkait dugaan keterlibatan dalam video viral tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Bengkulu maupun Humas Pemprov terkait jadwal penandatanganan SK tim pemeriksa.

RA Deni memastikan Inspektorat akan bekerja profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti. Ia juga meminta publik tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi.

Asas Praduga Tak Bersalah
Forbengkulu.com mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kami tidak menyimpulkan identitas pihak mana pun sebelum ada hasil pemeriksaan resmi dari Inspektorat, serta membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan sesuai UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *