
BENGKULU, Forbengkulu.com – Kejuaraan bulutangkis nasional Hydroplus Sirkuit Nasional B 2026 tak hanya menjadi ajang pembinaan atlet. Event yang akan digelar 17–22 Agustus 2026 di GOR Sportatorium Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu [UMB] ini juga diproyeksikan menggerakkan roda ekonomi Kota Bengkulu.

Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu sekaligus Dewas PBSI yang juga Ketua Gerindra Provinsi Bengkulu H. Suharto, SE., MBA mengatakan, selama 6 hari pertandingan, GOR UMB akan dipadati ratusan atlet, pelatih, ofisial, pendukung, hingga keluarga dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Peserta sirnas Bengkulu kali ini diprediksi melampaui target peserta, Berkah hari kemerdekaan. Kehadiran mereka akan berdampak langsung ke sektor hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM. Ini kesempatan emas bagi Bengkulu menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah event nasional,” ujar Suharto saat ditemui di Bengkulu, Senin [4/8].
Dampak Ekonomi Berlapis
Menurut Suharto, efek domino dari kejuaraan ini sangat besar. Ribuan orang yang datang dipastikan membutuhkan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan oleh-oleh khas Bengkulu.
“Kami hitung, satu orang atlet datang minimal bawa 2-3 orang pendamping. Kalikan ratusan atlet. Hotel akan penuh, rumah makan akan ramai, ojek online dan taksi juga ikut bergerak. UMKM kerajinan dan kuliner juga pasti kebanjiran order,” jelasnya.
Ia menambahkan, event berskala nasional seperti Sirnas B bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Triwulan III 2026.
“Selain lahir atlet berprestasi, masyarakat Bengkulu juga harus merasakan manfaat ekonominya secara langsung,” tegasnya.
Dukungan Penuh Forkopimda
Penyelenggaraan Hydroplus Sirnas B 2026 harus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Forkopimda,insan olahraga dan seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu.
Dukungan tersebut dinilai penting agar pelaksanaan berjalan lancar dan dampaknya maksimal bagi daerah.
Fokus Pembinaan dan Peningkatan Peringkat
Selain dampak ekonomi, Suharto menegaskan tujuan utama Sirnas B adalah pembinaan. Kejuaraan ini khusus untuk kategori Usia Dini, Anak, dan Pemula baik tunggal maupun ganda.
“Sirnas B adalah pintu gerbang atlet menuju jenjang yang lebih tinggi. Melalui ini kami ingin Bengkulu melahirkan bibit-bibit baru dan mendongkrak peringkat nasional atlet kita,” katanya.y

