Blog  

Riwayat Kontroversi Dokter Sp.OG MI RSUD Lebong Terkuak, Pengakuan Pasien Bikin Geger

LEBONG – Nama dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) RSUD Lebong, dr. Muhammad Iqbal alias MI, tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial pada Rabu (2/9/2026).

Di tengah viralnya persoalan tersebut, sejumlah pengakuan warganet terkait pengalaman mereka saat menjalani persalinan melalui operasi caesar (SC) ikut bermunculan.

Salah satunya disampaikan pemilik akun media sosial instagram @Hezafbriannn. Ia mengaku pernah mendapat perlakuan dan pembicaraan yang menurutnya tidak pantas ketika menjalani operasi caesar.

Dalam unggahannya, ia menyebut adanya pembahasan mengenai bagian tubuh sensitif pasien ketika dirinya masih berada di ruang operasi.

“Pas SC jugo kmren dpek sindiran darj tbo yang ado di dlam ruangan OP min, ngbahas msalah kmaluan am posisi lagi SC jdi amb memilih diam sampe down samo omongan tbo t.”

Unggahan tersebut kemudian menjelaskan bahwa pasien merasa tertekan hingga memilih diam selama proses operasi berlangsung.

Pengakuan serupa juga datang dari akun Facebook @Ririn Daniati. Ia mengaku mendengar percakapan yang dinilai kurang pantas ketika menjalani operasi caesar.

Ia bahkan menyebut sempat mendengar suara tertawa saat dirinya dalam kondisi mendapat pembiusan.

Pengakuan itu mulai bermunculan setelah pemilik akun instagram @leonakanza secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya dan meminta adanya tindakan terhadap oknum tersebut.

Dimana oknum tersebut DM ke instagram miliknya untuk melihat bagian sensitif, dan meminta nomor WhatsApp nya.

“Semoga dokter tersebut bisa mendapatkan sanksi atas apa yang dia lakukan. Jangan membuat permasalahan, tapi dia tidak bertanggungjawab,” ujarnya dalam unggahan yang beredar.

Ia juga mengaku belum mendapatkan klarifikasi dari dokter maupun institusi tempat dokter tersebut bekerja.

“Karena sampai detik ini saya tidak mendapatkan klarifikasi apapun. Entah itu dari klinik, entah itu di tempat kerjanya, entah itu dari RSUD tempat kerjanya,” ungkapnya.

///Bukan Kali Pertama Jadi Sorotan

Sorotan terhadap MI juga bukan hanya berkaitan dengan pengakuan pasien.

Sebelumnya, beredar pula informasi mengenai dugaan hubungan khusus antara dokter tersebut dengan seorang oknum bidan di lingkungan rumah sakit. Informasi itu disebut-sebut sempat menjadi perbincangan internal dan dikaitkan dengan rekaman kamera pengawas (CCTV).

Viral di media sosial, dugaan percakapan tak pantas yang dikaitkan dengan seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG), dr. Muhammad Iqbal (MI), berbuntut panjang.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong memastikan akan memanggil dan meminta klarifikasi dokter tersebut menyusul ramainya unggahan di media sosial yang dikaitkan dengan akun Instagram @leonakanza.

Namun, hingga kini berbagai informasi tersebut masih sebatas tudingan dan cerita yang beredar di masyarakat. Belum ada verifikasi independen yang membuktikan kebenaran seluruh klaim tersebut.

MI Belum Beri Respons

Wartawan telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada dr. Muhammad Iqbal terkait berbagai tudingan yang beredar.

Pesan melalui nomor WhatsApp yang biasa digunakan dokter tersebut belum mendapat respons. Upaya menghubungi melalui sambungan telepon juga belum mendapatkan jawaban.

Di sisi lain, MI diketahui telah memberikan klarifikasi kepada media lain terkait persoalan yang tengah menjadi sorotan. Ia mengaku akun Instagramnya diretas.

Pengakuan itu membuat publik berspekulasi. Pasalnya, akun centang biru resmi miliknya @iballmd itu sempat melakukan DM kepada @leonakanza sebanyak dua kali dengan rentan waktu berbeda.

Pesan pertama disampaikan pada tanggal 19 Desember 2025 pukul 08.10 WIB. Pesan yang disampaikan pertama itu dengan mengirim stiker love. Dan memuji bagian sensitif selebgram tersebut. Bahkan, sempat meminta nomor perempuan tersebut.

Pesan kedua disampaikan kemarin tahun 2026 ini dengan kalimat yang sama.

///Respon RSUD Lebong Turun Tangan

Direktur RSUD Lebong, dr. Meinoffiandi Leswin, memastikan manajemen rumah sakit akan menindaklanjuti persoalan tersebut secara internal.

“Manajemen akan memproses klarifikasi terlebih dahulu kepada dokter yang bersangkutan,” ujar Meinoffiandi.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses klarifikasi dilakukan.

“Kita tunggu saja prosesnya,” pungkasnya.

Dengan munculnya sejumlah pengakuan di media sosial, publik kini menanti hasil klarifikasi resmi RSUD Lebong serta penjelasan langsung dari dr. Muhammad Iqbal untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *